Bimtek Digelar, 70 Pendidik Padang Dilatih Manajemen Kasus

0
826

Menghadapi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak, sekolah didorong menjadi garda terdepan dalam pencegahan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, pemerintah membekali tenaga pendidik dengan strategi penanganan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa (21/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menegaskan pentingnya menghadirkan sekolah sebagai ruang aman yang mampu mendeteksi potensi kekerasan sejak dini. Anak, menurutnya, merupakan generasi penerus yang harus dilindungi agar tumbuh optimal secara fisik dan psikologis.

Bimtek ini diikuti 70 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru BK tingkat SMP/MTs swasta serta kepala sekolah SD se-Kota Padang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dalam menangani kasus, merespons pengaduan, serta merumuskan langkah pencegahan yang konkret.

DP3AP2KB menghadirkan narasumber seperti Mulyadi Muslim, psikolog Neni Andriani, serta akademisi Marta Suhendra. Upaya ini diarahkan untuk membangun budaya peduli di lingkungan sekolah.

Sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memutus rantai kekerasan. Selain itu, penguatan regulasi internal sekolah dan edukasi hak anak juga diperlukan.

DP3AP2KB turut mengingatkan peran layanan P2TP2A sebagai mitra konsultasi dan pelaporan, guna memastikan setiap kasus dapat ditangani sejak dini.

(Taufik/Defrianto/Nindy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini