Rektor UNP Koordinasi dengan TNI Usai Insiden Peluru Nyasar di Air Tawar

0
827

metropadang.com – Universitas Negeri Padang (UNP) angkat bicara terkait insiden yang menyebabkan dua orang mengalami luka akibat dugaan peluru rekoset atau peluru nyasar di area depan Gedung Rektorat UNP, Air Tawar, Kota Padang, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Sekretaris UNP, Erianjoni, mengatakan peluru diduga berasal dari area latihan tembak TNI di Lapai yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kampus.

Insiden tersebut mengakibatkan dua korban, yakni Nova Wirantika (25), mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNP, dan Guruh Guino yang diketahui bukan mahasiswa UNP.

“Keduanya saat kejadian sedang duduk bersama sejumlah teman di area alun-alun depan Gedung Rektorat UNP ketika insiden terjadi,” ujar Erianjoni, Selasa malam.

Menanggapi kejadian itu, Rektor UNP Krismadinata langsung melakukan koordinasi dengan unsur TNI, aparat keamanan, dan pihak terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal.

“Bapak Rektor langsung menjenguk korban serta berkoordinasi dengan Pangdam, Danrem, Dandim, KABINDA, dan Polsek Padang Utara. Tim medis UNP juga segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat,” katanya.

Saat ini Nova menjalani operasi di RS Hermina Padang karena proyektil masih bersarang di paha kiri. Sementara Guruh telah mendapat penanganan medis dan dirujuk ke RS Tentara Reksodiwiryo Padang untuk pemulihan.

Dari pihak TNI, Brigjen TNI Heri Prakosa menyatakan investigasi dan evaluasi menyeluruh akan dilakukan. TNI juga memastikan seluruh biaya perawatan korban ditanggung hingga pulih. Proses investigasi masih berlangsung untuk memastikan sumber proyektil penyebab insiden tersebut. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini