Seorang warga ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Banda Bakali, dekat Lapangan Matador, RT 05 RW 07, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Korban diketahui bernama Afrizal (62), warga Banuaran. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tertelungkup dan mengenakan baju berwarna kuning.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyebut identitas korban dipastikan setelah istri korban datang langsung ke lokasi kejadian untuk mengenali korban.
“Korban ditemukan sudah mengapung di aliran Banda Bakali dalam kondisi tertelungkup,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Kota Padang.
Usai menerima laporan, personel Rescue PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Pelaksana dan Kabid KL langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan serta proses evakuasi korban.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, penyebab kejadian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan kejadian tersebut, di antaranya BPBD Kota Padang, Inafis, Polri, TNI, pihak kecamatan dan kelurahan, Dubalang, Tagana, KSB, Relawan Rumah Zakat, PMI, relawan kebencanaan, serta masyarakat setempat. (nov/mep)





