Metropadang.com – Paket preservasi jalan Padang Solok Sawahlunto oleh PPK 2.1, PJn II Sumbar yang di kerjakan oleh kontraktor pelaksana PT.Tri Jaya Putra, ini merupakan Keseriusan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dalam menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional di wilayah sumatera barat. salah satunya Melalui kegiatan Preservasi Jalan Padang Solok Sawahlunto.
Terlihat dalam gambar pekerjaan jalan Simpang bypas Lubeg Padang, kendatipun belum terlalu parah, namun demi kenyamanan pengguna jalan, cepat di tanggulangi, sebelum menelan korban atau kecelakaan karena ada jalan yg sedikit retak, bergelombang dan dan berlobang, ini semua merupakan langkah preventif dan rekonstruksi terus di optimalkan demi kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Di jelaskan Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, “Masudi, ST., MT menjelaskan bahwa progres pekerjaan yang dilaksanakan pada 2026, itu telah banyak di laksanakan, salah satunya seperti
Pelapisan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course): Dilakukan pada ruas batas Kota Sawahlunto – Muaro Kalaban (STA 0+300 s.d. STA 1+045 R) dengan volume total mencapai hingga 70 ton.
sementara itu untuk galian Perkerasan: Dilakukan menggunakan “cold milling machine” di lokasi yang sama pada STA 1+492 s.d. STA 1+553 dengan volume 15,56 m².
Rekonstruksi: Dilaksanakan pada ruas BTS Kota Solok – Batas Kota Sawahlunto di STA 13+540 untuk meningkatkan kondisi struktural perkerasan jalan.
lebih lanjut di jelaskan Zulfikar Kurniawan, ST, MSi, PPK 2.1, bahwa kegiatan preservasi ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya strategis untuk mempertahankan kemantapan jalan.
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran arus transportasi. Jalan nasional yang andal adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat,” jelas Zulfikar.
Dalam kesempatan ini Zulfikar mengimbau kepada para pengendara agar senantiasa berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi area yang sedang dalam pengerjaan. (jul)





