Tim Trisula Polres Solok Selatan bergerak cepat menindaklanjuti informasi dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan Sungai Bangko, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (4/8/2026). Meski harus menempuh medan berbukit, jalan terjal, dan kawasan yang dipenuhi jurang, personel tetap melaksanakan pengecekan demi memastikan kondisi di lapangan.
Setelah menerima laporan masyarakat, tim langsung menuju lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas pertambangan tanpa izin. Namun, perjalanan panjang dan kondisi alam yang berat tidak mengurangi semangat personel menjalankan tugas.
Sesampainya di lokasi, petugas tidak menemukan aktivitas pertambangan ilegal maupun pekerja yang sedang beroperasi. Meski demikian, Tim Trisula tidak langsung kembali. Sebaliknya, personel menyisir sejumlah titik di sekitar kawasan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang luput dari pengawasan.
Selain itu, petugas memasang garis polisi di area yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang ilegal. Tim juga memusnahkan asbuk (box) yang ditinggalkan di lokasi dengan cara dibakar sebagai langkah pencegahan agar tidak kembali dimanfaatkan.
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Yogie B, S.Tr.K., S.I.K., mewakili Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K., menegaskan kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kepolisian dalam mencegah dan memberantas pertambangan ilegal.
Menurutnya, medan yang sulit bukan menjadi hambatan bagi personel untuk menjalankan tugas. Karena itu, Polres Solok Selatan akan terus memantau lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tambang ilegal. Sementara itu, kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan dugaan aktivitas pertambangan ilegal sehingga upaya menjaga lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (mp/jul)





