Distribusi Air Bersih Terganggu Akibat Banjir, Perumda Imbau Warga Tampung Air

0
1104

Metro Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) tidak hanya memicu banjir, tetapi juga mengganggu layanan air bersih. Material berupa batu, pasir, kayu, dan lumpur menutup sejumlah intake milik Perumda Air Minum Kota Padang sehingga proses pengolahan air terhenti dan distribusi ke berbagai wilayah ikut terganggu.

Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan petugas mulai melakukan penanganan setelah kondisi banjir berangsur surut. Menurutnya, material yang terbawa arus menghambat masuknya air baku ke instalasi pengolahan sehingga produksi air bersih tidak dapat berjalan normal.

Gangguan terjadi di beberapa intake utama. Intake Guo memengaruhi pasokan air di Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I dan II, Kalumbuk, Balai Baru, Wahana VI, Buana Indah III, Rimbo Tarok, serta Tarok Indah I dan II. Sementara itu, Intake Palukahan berdampak pada sebagian wilayah Koto Tangah, Nanggalo, dan Padang Utara.

Selain itu, gangguan pada Intake Gunung Pangilun memengaruhi distribusi air di kawasan pusat Kota Padang hingga Padang Sarai. Adapun Intake Latung berdampak pada sebagian wilayah Koto Tangah, Padang Utara, dan Kuranji.

Karena itu, tim teknis langsung membersihkan material yang menyumbat saluran pengambilan air baku. Petugas bekerja bertahap agar seluruh intake kembali beroperasi dan distribusi air segera pulih.

Di sisi lain, Adhie mengimbau pelanggan menggunakan air secara hemat serta segera menampung air ketika aliran masih tersedia. Perumda juga memastikan seluruh personel tetap bersiaga hingga proses normalisasi selesai dan layanan air bersih kembali berjalan optimal. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini