Bupati Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Tinjau Penanganan Tebing Batang Lengayang, Minta PUPR Segera Tuntaskan Antisipasi Banjir

0
44

Metro Padang.com –  Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meninjau langsung penanganan tebing Batang Lengayang di kawasan Koto Baru, Kecamatan Lengayang, Senin (27/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Japeri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Adril Yesmen, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi, serta sejumlah pejabat terkait.

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini tebing sungai yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan Koto Baru. Saat curah hujan tinggi, Batang Lengayang kerap meluap hingga menggenangi permukiman warga dan lahan pertanian.

Bupati Hendrajoni meminta Dinas PUPR segera mengambil langkah-langkah penanganan agar dampak banjir dapat diminimalisir dan masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban luapan sungai.

“Kita ingin penanganan ini dipercepat sehingga ancaman banjir terhadap permukiman warga bisa dikurangi,” tegas Bupati.

Kepala Dinas PUPR Japeri menjelaskan, penanganan tebing yang sedang berlangsung saat ini memanfaatkan anggaran sebesar Rp700 juta. Namun, anggaran tersebut belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan pengamanan tebing.

“Masih diperlukan tambahan anggaran untuk menuntaskan pembangunan dinding penahan tebing menggunakan pancang beton agar perlindungan terhadap tebing sungai lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, mengatakan kawasan Koto Baru merupakan daerah yang cukup sering terdampak banjir akibat luapan Batang Lengayang.

 “Setiap kali hujan deras, sungai meluap dan merendam rumah penduduk, areal pertanian, serta fasilitas di sekitar permukiman. Karena itu, penanganan tebing ini sangat dinantikan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap penanganan tebing Batang Lengayang dapat segera dituntaskan sehingga risiko banjir di kawasan Koto Baru dapat ditekan dan aktivitas masyarakat berlangsung lebih aman. (rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini