Hujan Lebat Mengintai Sumbar, BPBD Minta Warga Waspada 11-13 September

0
1193

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berintensitas tinggi pada 11 hingga 13 September 2026.

Sekretaris Daerah Sumbar sekaligus Kepala BPBD Ex-Officio, Arry Yuswandi, meminta warga yang tinggal di kawasan rawan bencana mengantisipasi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor,” ujar Arry di Padang, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, masyarakat perlu memantau kondisi lingkungan dan mengikuti informasi cuaca serta arahan petugas. Selain itu, BPBD kabupaten dan kota diminta memperkuat pemantauan serta koordinasi agar penanganan bencana berjalan cepat.

Peringatan tersebut sejalan dengan prakiraan Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau. Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan dinamika atmosfer seperti Gelombang Rossby Equatorial, konvergensi, dan belokan angin mendukung pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, suhu muka laut positif di perairan barat Sumbar turut meningkatkan potensi hujan intensif.

Berdasarkan pemetaan BMKG, sembilan wilayah masuk status SIAGA, yakni Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Pesisir Selatan, dan Solok.

Sementara itu, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan masuk status WASPADA.

Masyarakat juga diimbau memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Informasi terkini dapat diakses melalui aplikasi resmi InfoBMKG, akun Instagram @bmkgminangkabau, maupun layanan WhatsApp BMKG di nomor 0812-6812-5907. (adpsb/bud)

#viral #trending #fyp #sumbar

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini