metropadang.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang bergerak cepat menjaga kualitas distribusi air bersih kepada masyarakat dengan melakukan pengurasan unit accelator pada instalasi pengolahan air.
Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya tingkat kekeruhan air baku pascabencana yang menyebabkan tingginya kandungan lumpur dan sedimen di instalasi pengolahan.
Pengurasan itu menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas air agar tetap aman, sehat, dan layak digunakan pelanggan di Kota Padang.
Asisten Pengolahan Pusat Perumda AM Kota Padang, Ade Satria Darma, menjelaskan bahwa unit accelator memiliki peran penting dalam proses pengolahan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
“Unit accelator berfungsi untuk proses penjernihan air melalui pengendapan. Setelah kondisi pascabencana, air baku menjadi lebih keruh dan mengandung sedimen tinggi sehingga endapan di dalam instalasi lebih cepat terbentuk,” kata Ade Satria Darma, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses pembersihan harus dilakukan lebih intensif agar kualitas produksi air tetap memenuhi standar pelayanan air minum.
Ia menyebut pengurasan instalasi merupakan langkah teknis yang dilakukan secara berkala untuk memastikan proses pengolahan berjalan optimal dan tidak mengganggu kualitas air yang diterima pelanggan.
Ade juga mengakui selama proses pengerjaan sempat terjadi penurunan layanan di beberapa wilayah pelanggan. Namun hal itu dilakukan demi menjaga kualitas air tetap aman dan layak digunakan masyarakat. (*)





