BAZNAS Padang Buka Beasiswa Hingga Semester 8, Mahasiswa Kurang Mampu Bisa Kuliah Gratis

0
1357

metropadang.com – Pendidikan tinggi masih menjadi tantangan besar bagi banyak keluarga kurang mampu. Keterbatasan ekonomi kerap memaksa mahasiswa berprestasi menghentikan studi di tengah jalan. Untuk menjawab persoalan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang membuka program Beasiswa Binaan bagi mahasiswa dari keluarga mustahik sebagai langkah konkret memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus dukungan keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda Kota Padang yang berasal dari keluarga kurang mampu.

BAZNAS Kota Padang menegaskan bahwa intervensi pendidikan merupakan salah satu strategi paling efektif dalam menciptakan mobilitas sosial dan mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, mengatakan program Beasiswa Binaan selaras dengan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui akses pendidikan yang lebih merata.

Menurut Yuspardi, program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan biaya kuliah, tetapi juga pembinaan karakter untuk membentuk generasi unggul dan berintegritas.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Program Beasiswa Binaan diprioritaskan bagi mahasiswa yang sedang menempuh semester tiga, baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Seluruh calon penerima akan melalui proses seleksi administrasi dan verifikasi faktual secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Selain memperoleh bantuan pembiayaan pendidikan, mahasiswa penerima juga akan mengikuti pembinaan berkala yang dirancang secara komprehensif.

BAZNAS Kota Padang telah menyiapkan sejumlah program pengembangan kapasitas, mulai dari pelatihan motivasi, penguatan nilai-nilai keislaman, hingga pengembangan keterampilan (skill development).

Pendekatan ini menunjukkan bahwa zakat produktif tidak lagi sekadar bersifat karitatif, melainkan diarahkan untuk membangun kemandirian dan daya saing penerima manfaat.

Yuspardi menjelaskan, mahasiswa yang lolos seleksi akan memperoleh bantuan pembiayaan pendidikan hingga semester delapan, dengan syarat mampu mempertahankan prestasi akademik.

“Biaya semester akan kami tanggung hingga semester delapan, dengan catatan nilai IPK tetap stabil,” tambahnya.

Skema tersebut diharapkan dapat menciptakan motivasi belajar yang lebih tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk menjaga performa akademik secara konsisten.

Bagi Kota Padang, program ini memiliki nilai strategis karena menyasar akar persoalan kemiskinan, yakni keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi.

Melalui pendidikan, generasi muda dari keluarga mustahik diharapkan memiliki peluang lebih besar memperoleh pekerjaan layak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan keluar dari lingkaran kemiskinan.

Program Beasiswa Binaan juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dapat menjadi instrumen pembangunan sosial yang efektif jika diarahkan pada sektor-sektor produktif.

Dengan peluncuran program ini, BAZNAS Kota Padang berharap semakin banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang mampu melanjutkan pendidikan hingga tuntas dan kelak menjadi agen perubahan bagi Kota Padang.

(Charlie / Viqi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini