Tanpa Ragu, Gubernur Terobos Sungai Gunung Nago Demi Atasi Krisis Air

0
47
metropadang.com – Gubernur Sumatera Barat turun langsung meninjau pembenahan aliran sungai dan pasokan air bersih di kawasan Gunung Nago, Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (26/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan perbaikan jalur sungai Batang Gunung Nago berjalan lancar sekaligus menangani krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah.
Gubernur menyebutkan, kunjungan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Pemerintah Kota Padang dan koordinasi dengan balai terkait. Ia ingin memastikan seluruh rencana yang telah disepakati benar-benar dilaksanakan di lapangan.
Menurutnya, kondisi kekeringan air saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji. Bahkan, hingga kini masih ada empat kecamatan yang ketersediaan airnya belum sesuai harapan, yakni Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara.
Saat ini, pasokan air bersih masih banyak mengandalkan tandon-tandon yang ditempatkan di depan rumah warga. Karena itu, Gubernur bersama rombongan turut meninjau sumber-sumber air bersih yang berpotensi dipasangi pipa agar dapat disalurkan ke tandon tersebut, sehingga masyarakat bisa memperoleh air yang layak.
Selain meninjau aliran sungai, Gubernur juga melihat langsung pembenahan saluran irigasi di kawasan SMA 9 Padang yang sedang diperbaiki. Ia berharap dukungan masyarakat agar penanganan dapat berjalan optimal melalui sinergi Balai Wilayah Sungai, PSDA Provinsi, dan PUPR Kota Padang.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKS, Rafdi, mengatakan peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Wali Kota Padang dan balai terkait. Dalam pertemuan itu disepakati sejumlah langkah, di antaranya penyediaan pompa oleh SD ABK, percepatan intake oleh BWS, serta penyelesaian jalur irigasi oleh PUPR Kota Padang.
Ia menambahkan, Gubernur juga meninjau potensi solusi jangka panjang dengan melihat kemungkinan pemasangan pipa untuk menyalurkan air, sebagaimana yang telah diterapkan di daerah Agam. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi krisis air, khususnya di wilayah Kuranji.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur bersama rombongan tampak menyusuri dan menyeberangi sungai dengan berjalan kaki untuk melihat langsung kondisi aliran sungai. Diharapkan, pembenahan jalur sungai dan sumber air yang terdampak banjir sebelumnya dapat kembali lancar, sehingga persoalan air bersih bisa segera teratasi. (adpsb/cen)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini