Pemerintah Kota Padang menggelar Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman, Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk melahirkan generasi muda yang taat beragama sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya menghidupkan kembali ruh pendidikan berbasis rumah ibadah atau “Pendidikan Surau”. Ia merefleksikan sejarah tokoh bangsa seperti Haji Agus Salim dan Mohammad Hatta yang lahir dari didikan surau.
“Indonesia merdeka bukan hanya karena fisik, tapi melalui diplomasi. Tokoh hebat itu adalah anak surau. Pendidikan surau terbukti dahsyat dalam membentuk karakter pemimpin dunia,” ujarnya.Wawako juga memotivasi peserta dengan pengalaman pribadinya yang aktif sebagai pengurus masjid sejak usia dini hingga menjadi wakil wali kota. Ia menegaskan peserta merupakan calon pemimpin masa depan.
Kegiatan yang didanai Bagian Kesra Setda Kota Padang ini diharapkan menjadi role model Pesantren Ramadan lainnya. Melalui program Smart Surau, Pemko Padang menargetkan lahirnya generasi 2045 yang tangguh dan berkarakter.Pesantren diikuti 66 siswa dari 9 sekolah pilihan, dibekali materi keagamaan dan life skill.
Pendampingan dilakukan Ikatan Remaja Masjid hingga 26 Ramadan. Pemko Padang juga memperkenalkan aplikasi Digital Masjid berbasis barcode yang akan dikembangkan dengan teknologi face recognition. (ch/pt)