Gubernur Tinjau Banjir dan Longsor di Pandai Sikek, Lima Rumah Warga Terdampak

0
1423

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan longsor di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (1/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut membantu masyarakat melakukan penanganan darurat sekaligus meminta pemerintah nagari berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyiapkan langkah penanganan jangka panjang.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu. Sekitar pukul 13.30 WIB, saat melintas menuju Kota Padang usai berkegiatan di Bukittinggi, kendaraan Gubernur dihentikan warga yang melaporkan kejadian bencana.

Merespons laporan tersebut, Mahyeldi langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi masyarakat. Berdasarkan hasil pantauan, sedikitnya lima rumah warga dan sejumlah lahan pertanian terdampak. Dua rumah mengalami rusak berat, sedangkan tiga lainnya rusak ringan.

“Berdasarkan pantauan kita di lapangan, ada lima rumah dan sejumlah lahan pertanian masyarakat yang terdampak,” ungkap Mahyeldi.

Luapan air yang diduga berasal dari kawasan hulu Gunung Singgalang menjadi indikasi awal penyebab banjir. Namun, penyebab pasti dan keseluruhan dampak bencana masih dalam pendataan petugas.

Mahyeldi mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan bawah lereng Gunung Singgalang, agar meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras masih berpotensi terjadi.

Menurut informasi warga, kejadian serupa telah berlangsung tiga kali sejak 2024. Pemprov Sumbar akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memperkuat mitigasi serta penanganan bencana.

Selain Pandai Sikek, banjir juga dilaporkan terjadi di Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. Masyarakat diminta menjauhi aliran sungai apabila debit air meningkat.

(adpsb/rmz/bud)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini