Pemko Padang Ubah Jalan Pemuda Jadi Dua Arah, Mobilitas Warga Bakal Lebih Lancar

0
1718

Pemerintah Kota Padang menyiapkan penataan Jalan Pemuda dengan mengubah pola lalu lintas dari satu arah menjadi dua arah. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan ruang jalan sekaligus menyesuaikan fungsi ruas tersebut dengan kebutuhan lalu lintas saat ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri mengatakan, penataan dilakukan dengan memindahkan median jalan ke posisi yang lebih proporsional sehingga lebar ruas dapat dibagi menjadi dua jalur.

“Median jalan itu akan disesuaikan kembali, dibagi dua. Rencananya ke depan akan dijadikan jalur dua arah. Nantinya akan dilakukan overlay, median jalan dipindahkan ke tengah,” ujar Malvi, Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, perubahan tersebut mempertimbangkan kondisi eksisting Jalan Pemuda yang memiliki lebar ruas tidak seimbang. Salah satu sisi jalan sebelumnya banyak dimanfaatkan sebagai akses menuju Terminal Lintas yang kini dinilai tidak lagi efektif seperti sebelumnya.

Dengan perubahan fungsi tersebut, Pemko Padang melihat terdapat ruang jalan yang dapat dioptimalkan untuk mendukung kelancaran pergerakan kendaraan.

“Dulunya jalan yang kecil itu digunakan untuk jalur masuk ke Terminal Lintas. Sekarang sudah tidak efektif lagi. Setelah dikerjakan, median jalan akan disesuaikan dan dibagi dua sehingga nantinya difungsikan sebagai jalur dua arah,” katanya.

Dinas PUPR saat ini masih menyelesaikan persiapan teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai. Tim melakukan pengukuran dan pengecekan lapangan untuk memastikan penataan median dan ruas jalan dapat dilaksanakan sesuai kondisi eksisting.

Pemko juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk penataan baliho serta penebangan pohon yang diperlukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Sekarang masih persiapan lapangan, pengukuran lapangan, dan koordinasi dengan OPD terkait untuk penataan baliho serta penebangan pohon bersama DLH. Untuk pekerjaan fisik, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” jelas Malvi.

Pekerjaan diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, mulai pekan ketiga Agustus hingga November 2026. Selama proses berlangsung, Jalan Pemuda tidak akan ditutup total, meski pengguna jalan diperkirakan menghadapi gangguan akses pada beberapa bagian ruas. “Penutupan sebagian ada, mungkin agak sedikit terganggu, namun akses jalan masih bisa dipakai,” ujarnya.

Penataan Jalan Pemuda diharapkan tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga mengembalikan fungsi ruang jalan agar lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

Malvi meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan ketika pekerjaan dimulai, terutama di sekitar titik yang sedang dikerjakan. “Kami mengharapkan masyarakat yang menggunakan akses di Jalan Pemuda, seandainya ada pelaksanaan pekerjaan, mohon berhati-hati. Mungkin ada gangguan terhadap kenyamanan masyarakat yang melintas karena pekerjaan perbaikan jalan,” katanya.

Ia berharap dukungan masyarakat dapat menjaga pekerjaan berjalan aman dan lancar hingga penataan Jalan Pemuda rampung sesuai target. Dengan perubahan menjadi dua arah, ruas Jalan Pemuda diharapkan memiliki fungsi yang lebih optimal dan mampu memberikan ruang gerak lalu lintas yang lebih baik bagi masyarakat Kota Padang.

(Vq)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini