Hendrajoni Temui Penghuni Huntara Bayang Utara, Janjikan 85 Hunian Tetap Segera Dibangun

0
31

Metro Padang.COM – Harapan puluhan keluarga korban bencana yang masih bertahan di hunian sementara (huntara) di Kecamatan Bayang Utara mulai menemukan titik terang. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, turun langsung mengunjungi warga di Huntara Nagari Taratak Baru dan Nagari Limau Hantu, Selasa (9/6/2026), sekaligus membawa bantuan kebutuhan rumah tangga bagi para penghuni.

Dalam kunjungan tersebut, Hendrajoni menyapa warga satu per satu dan melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat yang telah cukup lama tinggal di huntara. Ia mengakui masih banyak kebutuhan warga yang belum terpenuhi sehingga pemerintah daerah berupaya memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka.

“Banyak kekurangan yang masih dirasakan warga kita yang tinggal di huntara. Karena itu hari ini kita memberikan bantuan berupa lemari, magicom, setrika, mie instan, dan sejumlah kebutuhan lainnya,” kata Hendrajoni.

Di hadapan warga, ia juga memastikan pemerintah daerah terus mempercepat proses pembangunan hunian tetap (huntap) agar masyarakat tidak lagi tinggal di bangunan sementara.

Menurutnya, saat ini proses yang masih berlangsung adalah penyelesaian pembebasan lahan. Setelah seluruh administrasi dan status lahan dinyatakan tuntas, Pemkab Pessel akan segera melaporkannya kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat untuk mendapatkan dukungan pembangunan huntap.

“Insya Allah kalau pembebasan lahan sudah selesai, kita langsung laporkan ke pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat agar segera dibangun hunian tetap. Jadi masyarakat tidak perlu lagi tinggal di huntara,” ujarnya.

Hendrajoni menjelaskan, konsep rumah yang akan dibangun nantinya menyerupai kawasan perumahan nasional (Perumnas) dengan fasilitas yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana.

Saat ini, Huntara Limau Hantu dihuni 22 kepala keluarga (KK), sementara Huntara Taratak Baru ditempati 31 KK. Total terdapat 53 KK yang masih tinggal di dua lokasi tersebut. Namun, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 85 unit huntap untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan warga terdampak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, Ilham Rahmadsyah Putra, menyatakan pihaknya akan terus berupaya melengkapi berbagai kebutuhan dasar masyarakat yang masih tinggal di huntara.

“Kami akan terus berkoordinasi dan melengkapi kebutuhan warga penghuni huntara agar kehidupan mereka selama masa transisi ini tetap terjamin,” ucapnya.

Kedatangan Bupati bersama rombongan mendapat sambutan hangat dari warga. Sejumlah penghuni huntara mengaku senang dan merasa diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Meski demikian, mereka berharap bantuan kebutuhan pokok dapat terus diberikan sembari menunggu pembangunan hunian tetap terealisasi. Beberapa kebutuhan yang masih dirasakan kurang di antaranya beras, minyak goreng, serta perlengkapan bayi bagi keluarga yang memiliki anak balita.

Bagi para penghuni huntara, kepastian pembangunan huntap menjadi harapan terbesar saat ini. Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan, mereka berharap segera memiliki rumah permanen yang aman, nyaman, dan layak huni untuk memulai kehidupan baru. (tn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini