Pasokan Air Padang Terancam Terganggu, Intake Paraku Dipenuhi Lumpur dan Material Kayu

0
1412

Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sejak Sabtu (26/9/2026) mulai mengganggu pelayanan air bersih di Kota Padang. Kondisi itu terjadi setelah Intake Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, tersumbat material alam yang terbawa arus sungai.

Perumda Air Minum Kota Padang melaporkan, peningkatan kekeruhan air baku membawa kayu, lumpur, dan endapan sedimentasi ke area intake. Akibatnya, kapasitas pengambilan air baku ikut terganggu.

Sejumlah wilayah berpotensi mengalami gangguan distribusi, terutama Area Pelayanan Selatan dan sebagian Area Pusat. Wilayah tersebut antara lain Andaleh Azizi, Lubuk Lintah, Kalawi, Simpang Haru, Polamas, sebagian Filano, Sutomo, serta Gurun Laweh Aur Duri.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang Afriyanto mengatakan hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu kerap membawa material ke sungai. Karena itu, tim teknis langsung turun ke lapangan untuk membersihkan saringan intake.

“Tim teknis kami berada di lapangan dan terus bekerja ekstra membersihkan saringan intake dari sumbatan material. Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses normalisasi dapat berjalan cepat,” ujar Afriyanto.

Sementara itu, Perumda mengimbau pelanggan di wilayah terdampak segera mengisi bak penampungan atau tandon selama air masih mengalir. Pelanggan juga diminta menggunakan air secara efisien untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Selanjutnya, masyarakat diminta memantau informasi resmi Perumda terkait perkembangan penanganan. Perusahaan memastikan tim terus bekerja hingga kondisi Intake Paraku kembali memungkinkan untuk beroperasi optimal.

Dengan demikian, pelanggan di wilayah terdampak diharapkan tetap tenang, sekaligus menyiapkan cadangan air selama proses pemulihan berlangsung. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini