Lulusan Universitas Negeri Padang (UNP) didorong untuk memperluas peluang karier hingga ke luar negeri. Dorongan itu disampaikan Direktur Jenderal Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), Dwi Setiawan Susanto, dan Dirjen Penempatan KemenP2MI, Ahnas, saat mengunjungi UNP, Jumat (18/9/2026).
Keduanya menilai keberadaan Migran Center UNP dapat menjadi sarana penting untuk mempersiapkan lulusan menghadapi pasar kerja internasional.
“Progres UNP sungguh sangat luar biasa. Tidak hanya menghadirkan Migran Center pertama di Sumatera, tetapi insyaAllah menjadi Migran Center terbaik di Indonesia,” ujar Dwi saat menghadiri Diskusi Membangun Talenta Global di Ruang Sidang Senat UNP.
Menurut Ahnas, Migran Center dapat membantu calon pekerja meningkatkan kompetensi, memilih peluang kerja, memahami negara tujuan, serta menguasai bahasa yang dibutuhkan.
“Orang yang bekerja ke luar negeri harus mempersiapkan keseluruhan secara total, mulai dari dokumen, kompetensi, bahasa, hingga memahami negara penempatan,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNP Krismadinata mengatakan mahasiswa perlu mulai melihat peluang kerja global. Sebab, UNP telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk Migran Center, Confucius Institute (CI), dan Japan Career Center (JCC).
“Sudah saatnya mahasiswa UNP tidak hanya berpikir bekerja di Indonesia, tetapi juga ke luar negeri,” ujar Krismadinata.
Ia menilai peluang tersebut juga sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau yang memiliki tradisi merantau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan UNP dan mendukung pencapaian SDGs 4, SDGs 8, serta SDGs 17.
(Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)





