PADANGTIME.COM | PASAMAN BARAT – Setelah bertahun-tahun menghadapi ancaman banjir, SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, kini memiliki gedung baru yang lebih aman dan nyaman. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan pemakaian tiga gedung baru tersebut, Kamis (5/11/2026).
Pembangunan ini memanfaatkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.999.958.000 atau sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan sekolah tersebut.
Mahyeldi mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap peningkatan fasilitas pendidikan, khususnya sekolah yang menghadapi ancaman bencana.
Menurutnya, pembangunan fasilitas baru menjadi langkah penting untuk memberikan lingkungan belajar yang aman sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumbar, pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp88,89 miliar untuk program revitalisasi kebencanaan dan reguler pada 2026.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sasak, Desman, menjelaskan bahwa sekolah sebelumnya menempati kawasan Muaro Sasak yang kerap dilanda banjir. Kondisi tersebut mendorong pihak sekolah melakukan relokasi ke lokasi yang lebih aman.
Ia menyebut pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 11 Maret 2026 dan selesai dalam waktu kurang dari satu tahun.
Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, berharap fasilitas baru tersebut mampu meningkatkan mutu pembelajaran dan kompetensi lulusan agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Selain itu, Desman mengungkapkan pihak sekolah tetap akan memanfaatkan kampus lama sebagai fasilitas pendukung. Ke depan, sekolah juga merencanakan penambahan program keahlian untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda. (adpsb/rmz/bud)





