PADANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat mempercepat persiapan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2026. Untuk memastikan agenda berjalan optimal, jajaran pengurus dan panitia memperkuat konsolidasi, komunikasi, serta kolaborasi.
Ketua Kadin Sumbar, Ir. Buchari Bahter, MM., meminta seluruh panitia bekerja sama dalam setiap tahapan persiapan. Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Rapimprov.
“Panitia harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk menyukseskan Rapimprov. Kita ingin seluruh persiapan dilakukan secara bersama-sama sehingga pelaksanaannya nanti berjalan baik dan memberikan hasil terbaik bagi Kadin Sumatera Barat,” ujar Buchari.
Selain itu, Buchari menilai Rapimprov memiliki peran penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan arah kebijakan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia usaha.
Ketua Organizing Committee (OC), Joni Mardianto, SS., M.Par., mengatakan panitia terus memenuhi berbagai kebutuhan pelaksanaan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Ia juga mendorong seluruh jajaran menjaga semangat kebersamaan agar Rapimprov mampu menghasilkan gagasan strategis bagi dunia usaha.
Sementara itu, Gun Sugianto, SH., MH., menjelaskan bahwa Kadin perlu mempersiapkan Rapimprov sesuai ketentuan Kadin Indonesia. Forum tersebut berfungsi sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi dalam perencanaan serta pelaksanaan program organisasi.
Rapimprov Kadin se-Indonesia dijadwalkan berlangsung serentak pada 24 September 2026. Selanjutnya, hasil Rapimprov akan menjadi bahan masukan untuk Rapimnas Kadin Indonesia pada 28 Oktober 2026.
Karena itu, panitia terus menyiapkan materi persidangan, kepesertaan, tata tertib, hingga agenda sidang komisi. Dengan konsolidasi yang solid, Kadin Sumbar optimistis Rapimprov menghasilkan rekomendasi strategis bagi dunia usaha dan perekonomian daerah. (mp)





