Menurut Fadly, pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Pemko Padang terus menjalankan berbagai Program Unggulan (Progul) yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Melalui Progul Padang Juara, pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas. Tahun ini, sekitar 60 mahasiswa melanjutkan studi ke sejumlah universitas di Guangdong dan Beijing, Tiongkok. Selanjutnya, Pemko Padang juga menyiapkan pengiriman mahasiswa ke berbagai perguruan tinggi di Malaysia. Selain itu, pemerintah menyediakan seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis guna meringankan beban keluarga sekaligus menekan angka putus sekolah.
Sementara itu, melalui Progul Padang Melayani, pemerintah menghadirkan BPJS Kesehatan Gratis, layanan Dokter Warga, serta perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, pemerintah menargetkan 37.000 penerima manfaat dalam empat tahun mendatang.
Selain memperkuat layanan dasar, Fadly memperkenalkan inovasi Smart Surau dan Dubalang Kota. Kedua program tersebut menggabungkan kebijakan publik dengan nilai-nilai lokal sehingga mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus memperluas kolaborasi antara pemerintah, ulama, ninik mamak, dan akademisi.
Di sisi lain, panitia ICSSD-SEA 2026 menilai kehadiran Fadly memperkaya diskusi konferensi. Forum yang menghadirkan akademisi dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, dan Laos itu juga membuka peluang kolaborasi internasional untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di Kota Padang.
(Charlie / Faiza)





