Pemerintah Kota (Pemkot) Padang memperkuat investasi pada pembangunan sumber daya manusia melalui Program Unggulan Padang Juara, salah satunya dengan menargetkan pengiriman 300 mahasiswa penerima beasiswa ke luar negeri hingga 2029. Program tersebut disiapkan untuk mencetak generasi muda berkarakter, berdaya saing global, sekaligus siap menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menjadi pembina upacara bendera di SMA Pertiwi 1 Padang, Senin (3/8/2026).
Dalam amanatnya, Maigus mengingatkan para pelajar bahwa bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada 2045 bukan hanya menghadirkan peluang, tetapi juga kompetisi yang semakin ketat di dunia kerja. “Di saat mendapat bonus demografi nanti, kompetisi akan lebih berat karena jumlah pencari kerja tidak seimbang dengan ketersediaan lapangan kerja. Maka dari itu, persaingan akan cukup berat dan anak-anakku sekalian perlu menyiapkan serta membekali diri sejak sekarang,” ujarnya.
Menurut Maigus, keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik. Karakter yang kuat, integritas, kedisiplinan, kejujuran, serta kemampuan berkomunikasi menjadi modal utama untuk bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemkot Padang membuka peluang bagi lulusan SMA sederajat untuk memperoleh beasiswa penuh ke luar negeri melalui Program Padang Juara. Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi siswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Ia menjelaskan, seleksi penerima beasiswa dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan kompetensi akademik, karakter, akhlak, serta kemampuan komunikasi. “Program Unggulan Padang Juara memberikan peluang bagi siswa yang semangat belajar untuk mendapatkan beasiswa hingga ke luar negeri. Tahun ini Pemko Padang mengirim sebanyak 60 siswa untuk kuliah di Tiongkok, dan kami menargetkan hingga tahun 2029 sebanyak 300 orang dapat meraih beasiswa ini. Saya berharap tahun depan ada alumni SMA Pertiwi 1 yang lolos dan berangkat ke luar negeri,” kata Maigus.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Padang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bertaraf internasional sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi global.
Sementara itu, Kepala SMA Pertiwi 1 Padang, Firdaus, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap pengembangan kualitas pendidikan dan peningkatan kapasitas generasi muda.
Menurutnya, motivasi yang diberikan Wakil Wali Kota menjadi dorongan bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan mempersiapkan diri mengikuti seleksi beasiswa. “Kami siap membimbing dan menyiapkan para siswa agar mampu meraih kesempatan beasiswa ke luar negeri, termasuk program double degree yang memungkinkan mereka memperoleh dua ijazah sekaligus,” ujar Firdaus.
Melalui Program Padang Juara, Pemkot Padang berharap semakin banyak pelajar memperoleh akses pendidikan berkualitas di tingkat internasional, sehingga mampu kembali dan berkontribusi dalam mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing Indonesia di masa depan. (Charlie / Eqi)





