PAD Kabupaten Solok Naik Rp. 25 Miliar di 2025, Sekda Apresiasi Kinerja Bapenda

0
39

Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Solok pada realisasi Tahun Anggaran (TA) 2025 dilaporkan tetap stabil dan tidak mengalami defisit. Stabilitas tersebut ditopang oleh peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik sekitar Rp23 miliar dibandingkan tahun 2024.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE, di Arosuka, Kamis (22/1/2026), menjelaskan bahwa target PAD tahun 2024 sebesar Rp120,9 miliar dengan realisasi 78 persen atau sekitar Rp94,3 miliar. Sementara pada tahun 2025, target PAD meningkat menjadi Rp145,5 miliar dengan realisasi mencapai 85 persen atau Rp123,5 miliar.

“Capaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. PAD tahun 2025 naik lebih kurang Rp25 miliar dibandingkan realisasi tahun 2024,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bapenda mengelola PAD yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Peningkatan PAD didorong oleh sinergi antar OPD dan mitra seperti perbankan, notaris, dan pihak ketiga, termasuk melalui program ekstensifikasi.

Selain itu, Bapenda juga gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha serta pemilik kendaraan terkait kewajiban pajak, sekaligus mendorong pemanfaatan sistem digital terintegrasi perbankan.

Untuk tahun 2026, Bapenda akan mengoptimalkan pemungutan pajak, menggelar rapat pendapatan, serta memperkuat intensifikasi dan ekstensifikasi. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, mengapresiasi kinerja Bapenda dan peran masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan pajak. (rel)#kabupatensolok
#pad
#keuangandaerah
#pajakdaerah
#ekonomidaerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini