PADANG, metropadang.com — Penyakit masyarakat di Kota Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya dinilai semakin meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu kehidupan sosial serta keamanan masyarakat.
Hal itu disampaikan Syamsu Rahim saat menjadi pemateri dua dalam kegiatan “Sosialisasi Bahaya Narkotika” yang digelar Lembaga Anti Narkotika (LAN) Sumbar bersama LKAAM Bungus Teluk Kabung, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Dalam kesempatan itu, Syamsu Rahim menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, terutama penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Sebaliknya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Selain itu, keluarga dan tokoh masyarakat perlu memperkuat pengawasan terhadap generasi muda. Dengan demikian, potensi penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dini.
Syamsu juga mendorong masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika maupun penyakit masyarakat lainnya, warga diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga masyarakat, tokoh adat, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika.
Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi dan pengawasan di tingkat keluarga hingga lingkungan masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. (Nul/MP)
#viral #trending #fyp #sumbar #padang





