Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan di sekitar tujuh lokasi pekerjaan galian drainase agar meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Imbauan ini muncul karena aktivitas penggalian berpotensi mengganggu jaringan perpipaan. Akibatnya, pelanggan bisa mengalami perubahan tekanan, gangguan aliran, hingga pelayanan air yang tidak berjalan normal.

Adapun tujuh lokasi tersebut meliputi Jalan Maransi, Jalan Raya Gadut, kawasan pemugaran GOR H. Agus Salim, Kompleks Bayamas, kawasan Klenteng Pondok, Dadok Tunggul Hitam, serta Bypass Lubeg di depan Kantor PLN.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, meminta pelanggan melakukan antisipasi sejak awal.

“Kami menyampaikan informasi ini lebih awal agar pelanggan dapat melakukan persiapan. Potensi gangguan layanan bukan untuk membuat masyarakat khawatir, tetapi agar pelanggan memiliki kesiapan,” ujar Afriyanto.

Karena itu, pelanggan sebaiknya menampung air secukupnya sebelum pekerjaan berdampak terhadap pelayanan. Cadangan tersebut dapat memenuhi kebutuhan memasak, minum, mandi, dan mencuci apabila aliran mengalami gangguan sementara.

Selain itu, Afriyanto meminta masyarakat menggunakan air secara bijak. Jangan menunggu aliran berhenti baru menyiapkan air.

Sementara itu, Perumda terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan koordinasi untuk mengantisipasi dampak pekerjaan terhadap jaringan perpipaan.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi melalui kanal resmi Perumda Air Minum Kota Padang agar memperoleh informasi yang akurat.

Dengan demikian, pelanggan tidak perlu panik. Namun, kesiapsiagaan tetap menjadi langkah penting selama pekerjaan galian drainase berlangsung. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini