Padang Kejar Target 4.800 Kasus TBC, 242 Titik Tracing Disiapkan

0
418

PADANG — Pemerintah Kota Padang memperkuat penanganan tuberkulosis (TBC) melalui penemuan kasus secara aktif. Hingga September 2026, petugas menemukan sekitar 2.700 kasus TBC melalui berbagai kegiatan tracing.

Langkah tersebut menyasar kontak erat pasien, termasuk orang yang tinggal serumah. Dengan begitu, petugas bisa menemukan kasus lebih cepat sekaligus mencegah penularan meluas.

Penguatan tracing berlangsung dalam pengabdian masyarakat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan Kota Padang melalui program “Untuk Indonesia Sehat” di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan itu menggabungkan Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining TBC, dan pemeriksaan menggunakan rontgen portabel.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan, pihaknya menargetkan penemuan 4.800 kasus TBC sepanjang 2026.

“Dari pertengahan September sampai November kita merencanakan tracing di 242 titik dan sudah berjalan 105 titik,” ujar Srikurnia.

Selain itu, seluruh 11 kecamatan ikut menjalankan tracing. Pemerintah juga membentuk 104 kelurahan siaga TBC untuk memperkuat deteksi di masyarakat.

Dari tracing yang telah berjalan, petugas menemukan 77 pasien positif TBC dari kelompok kontak erat dan masyarakat berisiko. Selanjutnya, petugas memantau pasien hingga menyelesaikan pengobatan.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menilai pemeriksaan kontak serumah perlu mendapat perhatian lebih besar.

“Selama ini kita sibuk dan fokus pada orang sakit, sementara kontak di rumah tidak diperiksa,” katanya.

Karena itu, kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, kader, dan masyarakat terus diperkuat untuk mempercepat eliminasi TBC.

(Taufik/Andra/Rosi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini