Sah! Suher Farmin Jadi Wali Nagari Definitif Koto Taratak

0
151

Metro Padang.com – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Nagari Koto Taratak resmi digelar, menandai berakhirnya masa tugas Penjabat (Pj) Wali Nagari Yendrizal, S.IP dan dimulainya kepemimpinan Wali Nagari definitif Suher Farmin (Sapar Panungkek) untuk periode 2026–2034. Kegiatan berlangsung di Gedung PKBM Kantor Wali Nagari Koto Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (9/1/2026).

Prosesi Sertijab tersebut disaksikan Anggota DPRD Pesisir Selatan Dapil III Sutera–Lengayang, Forkopimca, Badan Musyawarah (Bamus), perangkat nagari, panitia Pilwana, serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Ketua Bamus Koto Taratak, Syafridal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yendrizal yang telah mengabdi sebagai Pj Wali Nagari selama kurang lebih dua tahun. Ia mengakui banyak dinamika dan polemik yang terjadi di tengah masyarakat, namun demikian pembangunan nagari harus tetap berjalan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Pj Wali Nagari, serta apresiasi kepada panitia Pilwana yang telah menyukseskan pemilihan wali nagari dari awal hingga selesai,” ujar Syafridal.

Ia berharap wali nagari terpilih dapat segera menjalin kolaborasi yang baik dengan Bamus demi mewujudkan Nagari Koto Taratak yang sejahtera dan unggul.

Baca Juga  Zarfi Deson Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Koperasi dan UMKM: Ingatkan Pengurus Agar Hindari Masalah Hukum

Pada kesempatan itu, Syafridal juga membacakan berita acara serah terima jabatan berdasarkan Keputusan Bupati Pesisir Selatan Nomor: 140/426/KPTS/BPT-PS Tahun 2026. Terhitung sejak 9 Januari 2026, Yendrizal secara resmi menyerahkan seluruh kewenangan jabatan, termasuk aset, inventaris, dan dokumen administrasi nagari, kepada Suher Farmin

Dalam sambutannya, Yendrizal menyampaikan rasa bangga dan harapannya kepada wali nagari terpilih agar dapat melanjutkan pembangunan nagari dengan lebih baik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama masa jabatannya terdapat kekhilafan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, perangkat nagari, serta Anggota DPRD Dapil III yang turut berkontribusi dalam pembangunan Nagari Koto Taratak. Semoga ke depan nagari ini semakin sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Taratak, Suher Farmin menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang telah diberikan masyarakat. Ia menegaskan akan melanjutkan program-program positif pemerintahan sebelumnya serta membuka ruang partisipasi masyarakat.

“Jabatan ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Dengan dukungan masyarakat, saya berharap dapat memimpin Nagari Koto Taratak secara amanah dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga,” katanya.

Anggota DPRD Pesisir Selatan Dapil III Sutera–Lengayang, Syafriyon, turut memberikan sambutan. Ia mengapresiasi Pj Wali Nagari dan panitia Pilwana atas terselenggaranya pemilihan wali nagari hingga lahirnya pimpinan definitif.

Baca Juga  Wabup Risnaldi Bersama Kapolres Pessel Antarkan Langsung Bantuan untuk Warga Terisolasi di Bayang Utara

Syafriyon yang juga merupakan mantan Wali Nagari Koto Taratak periode pertama tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan meninggalkan perbedaan demi kemajuan nagari.

“Mari kita bersama-sama membangun nagari ini. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan demi Koto Taratak yang lebih baik kedepan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Camat Sutera, Dailipal, dalam arahannya meminta Wali Nagari terpilih segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi, serta merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat. Ia juga mengingatkan tantangan berat ke depan, khususnya dalam penyusunan APB Nagari 2026 di tengah kondisi anggaran yang mengalami pemangkasan hingga sekitar 30 persen.

“Kondisi keuangan nagari saat ini memang terbatas. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan mendukung wali nagari terpilih,” pungkasnya.

Sertijab tersebut menjadi momentum awal kepemimpinan baru di Nagari Koto Taratak dengan harapan terwujudnya pemerintahan nagari yang solid, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (TN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini