UNP Berkontribusi dalam Panja Pelindungan Pekerja Migran DPR RI

0
4736
Jakarta — Universitas Negeri Padang (UNP) berpartisipasi dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang diselenggarakan oleh Komisi IX DPR RI, Kamis (9/4/2026), di Gedung Nusantara I DPR RI. Kegiatan ini menjadi forum strategi dalam membahas kebijakan penguatan dan tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia berbasis kolaborasi multipihak.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Humas, Rabu (15/4/2026) Rapat tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain International Labour Organization (ILO), kalangan akademisi, serta lembaga penelitian dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Mataram, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Negeri Padang.
Dalam forum itu, UNP diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd. didampingi Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan sekaligus Pengelola Migrant Center UNP, Dr. Efni Cerya, M.Pd.E, keduanya menyampaikan kontribusi pemikiran akademik berbasis penelitian serta pengalaman tata kelola Migrant Center yang tengah dikembangkan di UNP.
Pada sesi pembahasan yang mengangkat perspektif tata kelola pekerja migran Indonesia yang berkeadilan, kajian kebijakan pelindungan PMI, serta penyajian data dan penelitian untuk mendukung legislasi, Dr. Efni Cerya menjelaskan bahwa meskipun Migrant Center UNP belum genap satu tahun berdiri, pusat ini telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kapasitas calon pekerja migran Indonesia.
Ia menambahkan, Migrant Center UNP tidak hanya diperuntukkan bagi alumni, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum, khususnya di Sumatera Barat. Dalam pelaksanaannya, pusat ini mengadakan kolaborasi dengan BP3MI Sumbar serta perusahaan penempatan tenaga kerja luar negeri guna memperkuat layanan dan pendampingan bagi calon pekerja migran.
Pimpinan Sidang Komisi IX DPR RI, Charles, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang telah dilakukan UNP. Ia menilai tata kelola yang diterapkan melalui penguatan fasilitas pengembangan karir dan kewirausahaan yang terintegrasi dengan Migrant Center layak menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Indonesia, sekaligus dapat dijadikan referensi dalam program pengembangan serupa di masa mendatang. 
#unp #universitasnegeripadang #sdgs17 #kemdiktisaintek

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini