Metro Padang .COM – Rotasi besar kembali bergulir di jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Kali ini, pergantian terjadi pada pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar).
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Lemdiklat Polri dalam rangka Tugas Khusus (TTK). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM, Anwar atas nama Kapolri, Kamis (7/5/2026).
Sebagai penggantinya, jabatan Kapolda Sumbar kini dipercayakan kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara).
Pergantian orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya.
“Benar, Kapolda sudah berganti. Sudah ada TR dari Kapolri,” ujar Susmelawati saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).
Sosok Irjen Djati Wiyoto Abadhy bukan nama baru di institusi Bhayangkara. Jenderal bintang dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen dan keamanan. Ia bahkan tercatat sebagai rekan seangkatan Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo.Temukan lebih banyak
Kariernya kemudian berlanjut di Baintelkam Polri dengan menduduki sejumlah posisi penting, seperti Kasubdit Ditsosbud Baintelkam Polri, Analis Kebijakan Madya, hingga Dirkamsus Baintelkam Polri.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar, Irjen Djati juga sempat menjabat Wakapolda Kalimantan Timur dan Wakapolda Metro Jaya. Pada 2025, ia mendapat promosi sebagai Kapolda Kalimantan Utara sebelum akhirnya ditunjuk memimpin Polda Sumbar dalam mutasi terbaru Polri.
Latar belakang tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin Polda Sumbar yang memiliki dinamika sosial dan geografis cukup kompleks.
Selain menempuh pendidikan Akpol tahun 1991, Irjen Djati juga mengikuti berbagai pendidikan pengembangan kepolisian, mulai dari PTIK pada 2002, Sespim tahun 2009, hingga Sespimti pada 2019.
Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri sekaligus upaya penguatan kelembagaan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian di daerah.
Hingga kini, belum diketahui kapan serah terima jabatan Kapolda Sumbar akan dilaksanakan. (02)





