Pemko Padang Dikejar Deadline Data Pascabanjir, Dari 6.423 Laporan Hanya 822 Rumah Rusak

0
59
metropadang.com – Rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang akhir November 2025 segera dibangun di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Lokasi huntap tersebut dipastikan aman dari ancaman banjir dan tsunami.
Asisten II Setdako Padang, Dido Aryadi, menyampaikan pembangunan huntap merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Padang terhadap masyarakat terdampak banjir bandang. Huntap dibangun di atas lahan milik Pemko Padang yang berlokasi di Bumi Perkemahan Pramuka, Balai Gadang.
Rumah tersebut diperuntukkan bagi korban banjir yang saat ini masih menempati hunian sementara dan Rusunawa di kawasan Lubuk Buaya. Pemerintah berharap para korban dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.
Dido Aryadi menjelaskan, lokasi pembangunan huntap telah melalui proses verifikasi oleh Badan Geologi Nasional. Hasil verifikasi menyatakan kondisi tanah layak dan aman dari risiko gempa. Selain itu, lokasi berada di kawasan dataran tinggi sehingga aman dari potensi tsunami.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyebutkan sebanyak 209 unit huntap akan dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare. Setiap unit rumah bertipe 36 dengan luas lahan 78 meter persegi, mengusung konsep bangunan couple atau dua unit dalam satu bangunan dengan jarak antar rumah satu meter.
Pembangunan huntap dijadwalkan dimulai pada Senin (26/1/2026) dan dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menjelaskan rumah dibangun sesuai standar rumah sederhana, dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, instalasi listrik, serta jaringan air bersih, sehingga diharapkan menjadi hunian yang nyaman bagi para korban banjir. (Charlie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini