Pemerintah Mulai Melakukan Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Sumbar

0
114
Kementerian Pertanian (Kementan) resmi memulai kegiatan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Khusus di Sumatera Barat, pelaksanaan perdana rehabilitasi lahan dilakukan di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis (15/1/2026).
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, mengatakan rehabilitasi lahan terdampak bencana bertujuan menjaga sumber pendapatan petani sekaligus mempertahankan produktivitas pangan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di tiga wilayah terdampak dan dilaunching langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman.
“Program ini untuk menjaga produktivitas pangan nasional serta menopang ekonomi petani di wilayah terdampak bencana,” ujar Sam Herodian.
Ia menjelaskan, prioritas awal rehabilitasi difokuskan pada lahan sawah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang. Sementara lahan dengan kerusakan berat akan ditangani secara bertahap pada tahap selanjutnya. Bentuk rehabilitasi meliputi pembentukan kembali struktur lahan, pendampingan penanaman, serta bantuan alat dan mesin pertanian agar sawah kembali produktif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dalam memulihkan lahan pertanian masyarakat di Sumbar. Ia menegaskan program ini tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Solok, tetapi juga di kabupaten dan kota lain yang terdampak bencana.
Berdasarkan data Pemprov Sumbar, luas lahan pertanian terdampak bencana mencapai 6.451 hektare, terdiri dari 2.802 hektare rusak ringan, 822 hektare rusak sedang, dan 2.827 hektare rusak berat. Program rehabilitasi ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat petani serta mempercepat pemulihan ekonomi daerah. (adpsb/rmz/bud)
 
#rehabilitasilahan #pertaniansumbar #kementanri #petanibangkit #ketahananpangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini