Vasko Ruseimy Perkuat Mitigasi Kabut Asap, Polisi Diminta Telusuri Lahan Bekas Terbakar di Dharmasraya

0
2170

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, meminta seluruh instansi memperkuat mitigasi kabut asap melalui pemantauan kualitas udara, pencegahan kebakaran lahan, dan antisipasi dampak kesehatan masyarakat.

Vasko menyampaikan hal itu saat mengunjungi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (19/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia membahas kondisi udara, arah angin, serta sebaran titik panas berdasarkan pemantauan dasbor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Setelah kita pantau melalui dasbor BMKG, tidak terdeteksi adanya titik api di Sumbar. Kabut asap yang sekarang menyelimuti Sumbar itu berasal dari provinsi tetangga,” kata Vasko.

Meski demikian, ia meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, terutama di Dharmasraya, Sijunjung, dan Solok Selatan yang memiliki riwayat kebakaran lahan.

Vasko juga menginstruksikan Dinas Kehutanan Sumbar berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti temuan lahan bekas terbakar yang kini ditanami kelapa sawit di Dharmasraya.

“Jangan-jangan ada oknum yang sengaja bermain di sini,” tegasnya.

Selanjutnya, Vasko meminta pembentukan tim terpadu yang melibatkan BMKG, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait. Tim tersebut bertugas memantau kualitas udara, mempercepat respons, serta melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.

Sementara itu, Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukittinggi, Sugeng Nugroho, menjelaskan bahwa pemantauan mendeteksi banyak titik api di Sumatera Selatan dan Jambi. Pergerakan angin turut membawa asap ke Sumbar. Menurutnya, kualitas udara di wilayah ini masih buruk sejak 15 Oktober.

Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca menjelang November–Desember. Sebab, hujan lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Karena itu, pemerintah perlu mencegah kebakaran sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. (adpsb/cen/bud)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini