Rakor Perpustakaan Sumbar 2026 Jadi Momentum Percepat Inovasi Digital dan Penguatan Literasi

0
3376

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat budaya literasi melalui sinergi program perpustakaan berbasis inklusi sosial. Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perpustakaan Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Padang, Sabtu (8/8/2026).

Mewakili Gubernur Sumbar, Asisten Administrasi Umum Medi Iswandi mengajak seluruh pihak memperkuat budaya membaca di tengah perkembangan teknologi digital. Menurutnya, Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan ekonomi.

“Gubernur mengimbau seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, mengakselerasi inovasi digital, mengoptimalkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta terus meningkatkan status akreditasi perpustakaan,” ujar Medi.

Selain itu, Medi meminta perangkat daerah serius meningkatkan akreditasi perpustakaan. Sebab, akreditasi mencerminkan kualitas administrasi, operasional, sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI E. Aminudin Aziz mengapresiasi tradisi literasi tokoh-tokoh Sumbar. Namun, ia meminta daerah terus meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan menjadikan literasi sebagai gerakan bersama.

“Urusan literasi adalah pekerjaan bersama yang dikerjakan bersama. Karena itu, literasi harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kemudian, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar Jumadi menyebut rakor tersebut menyatukan visi perpustakaan se-Sumbar sekaligus memperkuat koordinasi dengan Perpusnas.

Melalui forum tersebut, pemerintah dan pegiat literasi juga menyelaraskan program, kegiatan, serta anggaran agar penguatan literasi berjalan lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.

(doa/Diskominfotik Sumbar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini