Berdasarkan data terbaru, inflasi Kota Padang secara year-on-year berada di angka 1,97 persen. Angka itu turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3,3 persen dan masih berada dalam target pemerintah pusat sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.
Penurunan inflasi tersebut terungkap dalam High Level Meeting TPID Provinsi Sumbar di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Padang, Selasa (12/5/2026).
Kepala Bagian Perekonomian dan PSDA Setdako Padang, Indra Noveri, mengatakan Pemko Padang mengoptimalkan empat langkah strategis pengendalian inflasi. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah di 104 kelurahan dengan menggandeng Bulog dan Bank Indonesia.
Selain itu, pemantauan harga dilakukan setiap hari di sembilan pasar utama Kota Padang. Informasi harga juga dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Padang Mobile, Sidingdang, dan aplikasi Kementerian Pangan.
Pemko Padang juga melakukan sosialisasi harga pangan serta memberikan subsidi transportasi Trans Padang di enam koridor guna menjaga biaya logistik tetap stabil.
“Dari hasil pertemuan tersebut, kondisi pangan di Kota Padang dalam status aman. Kami siap menghadapi Idul Adha,” ujar Indra Noveri.
(Taufik / Charlie/mp)





