Atasai Banjir Besar, Pemkab Dharmasraya Bangun Tanggul di Bawah Jembatan Kabel

0
1356
iklan

Kab. Dharmasraya, Metropadang.com
Melalui informasi media sosial WhatsApp Pemda Kabupaten Dharmasraya menyampaikan, untuk penanganan darurat bersama pihak terkait, telah difungsikan pompa, karung pasir, bronjong dan tanki air agar kawasan dan prasarana publik terdampak dapat segera berfungsi kembali.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan tak sia-sia memprioritaskan pembangunan daerah menuju Indonesia emas pada tahun ini. Hal itu terbukti pada pembangunan sarana dan prasarana penanganan banjir di sungai Batang Hari di Nagari Sungai Dareh, kecamatan Pulau Punjung.

Menurut Bupati, pembangunan prasarana pengendalian banjir pada keempat sungai Batang Siat, Piruko, Timpeh dan Sungai Batang Hari itu terkendala sejak tahun 2017 karena masalah pembebasan lahan.

“Program Pengendalian Banjir Sungai Batang Timpeh misalnya, sudah ditangani 1 kilometer dari rencana keseluruhan 30 km,” menurut informasi perencanaan Dispenda Dharmasraya dalam akun media sosialnya itu, Rabu (13/3/2024).

Bupati menyatakan, di kawasan hulu tengah dilaksanakan pembangunan Bendungan Batu Bekawiek dan pembangkit tenaga listrik dan dengan kemajuan pembebasan tanah di atas 90 persen dan perkembangan pembangunan fisik mendekati 45 persen. “Kedua bendungan tersebut direncanakan selesai pada akhir 2024,” jelasnya.

Sementara itu dengan adanya pembangunan di aliran sungai Batang Hari diwilayahnya administrasi kenagarian Sungai Dareh yang objeknya di samping jembatan kabel Sungai Dareh menambah suatu keindahan alam sekitar aliran sungai tersebut.

Hal ini dikonfirmasi kepada CO proyek pembangunan Sarana dan prasarana pembangunan penanggulangan banjir Sungai Batang Hari tu dengan tambahan bangunan seperti Tribun bagonjong tempat Pentas acara dengan konsep Pamalayu menelusuri Sungai Batang Hari.

Mai Hendri yang akrab di panggil Pak.Hen dapat dikonfirmasi lewat whasshap pribadinya hari ini Kamis ( 14/3/24). Dan Ia menyampaikan bahwa pembangunan tersebut multi fungsi disamping penanggulangan bencana banjir di proyek normalisasi sungai dan juga destinasi wisata yang bisa merekrut ekonomi masyarakat setempat.

“Saya sangat berterima kasih atas pekerjaan tersebut karena masyarakat disekitar berlangsungnya proyek dapat memanfaatkan fasilitas yang dibuat oleh pemerintah,” ujarnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini