Kembangkan Usaha Kerupuk Kamang, Tim PKM FEB Unand Maksimalkan Penggunaan Pemasaran Digital dan Inovasi Produk

0
5270
Metro Padang | Pemasaran digital merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan
produk ke lebih banyak konsumen. Produk UMKM bisa memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pangsa pasar.
Hal ini melatar belakangi Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis melaksanakan pengabdian dengan judul Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Kamang DUA Melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Digital. Tim terdiri dari Ratih Ramadhani, S.E., M.S.E, Adila Adisti, S.E., M.Sc, Chairunnisya, SE, MM, Ika Sari Wahyuni TD, PhD (Cand), dan Dr. Yulia Anas, S.E., M.Si.
Kegiatan pengabdian dilakukan pada Sabtu tanggal 21 Agustus 2023 di rumah produksi Kerupuk Kamang Dua Saudara. Berdasarkan FGD awal yang dilakukan, terdapat beberapa masalah yang dihadapi mitra diantaranya, mitra masih melakukan pernjualan secara konvensional dengan menjual langsung kepada distributor dan konsumen di pasar, belum adanya diferensiasi produk sehingga hanya ada 1 jenis kerupuk yang diproduksi dan belum ada logo yang menarik dan dibutuhkan upaya rebranding.
Tim melakukan pendampingan kepada mitra dalam membuat akun Google Bisnis serta  menjadikan alamat rumah produksi muncul di Google Maps sehingga konsumen dengan mudah  menemukan alamat Kerupuk Kamang Dua Saudara. Selain itu, tim memberikan pamahaman mengenai penjualan melalui aplikasi Whatsapp.
“Untuk tahapan pertama, pemilik UKM bisa memanfaatkan aplikasi Whatsapp untuk melakukan promosi. Pada kegiatan ini kami sampaikan tips yang bisa dilakukan oleh mitra untuk berinteraksi dengan calon pembeli melalui Whatsapp. Karena Whatsapp merupakan aplikasi yang sering digunakan Ibu-Ibu pemilik usaha kerupuk kamang, sehingga lebih mudah untuk dimanfaatkan.” Ujar Chairunnisya, SE, MM selaku pemberi materi pemasaran digital.
Selain memaksimalkan digital marketing, pemilik UMKM bisa mengembangkan usaha dengan melakukan inovasi produk.
Tim memperkenalkan beberapa alternatif inovasi yang bisa dilakukan oleh pemilik usaha seperti perubahan kemasan yang lebih menarik, penambahan jenis produk, dan penambahan kulit udang untuk meningkatkan nilai gizi protein kerupuk kamang.
“Besar harapan kami setelah acara ini, mitra bisa mulai memanfaatkan pemasaran digital. Sehingga penjualan bisa dilakukan langsung kepada konsumen. Selama ini mitra banyal menjual kepada distributor sehingga keuntungan tidak maksimal.” Ujar Ratih Rahmadhani, SE, MSE selaku ketua kegiatan PkM ini. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini