BEM Sumbar Suarakan Penolakan Eksploitasi Hutan di Kepulauan Mentawai

0
669
Metro Padang – Badan Eksekutif Mahasiswa se-Sumatera Barat  gelar  demo di depan kantor Gubernur Sumatera Barat dalam rangka satu tahun Gubenur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi di Padang, Kamis (24/2/2022).
Bersamaan dengan aksi itu, BEM se-Sumbar ini juga ikut menyuarakan penolakan eksploitasi hutan yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Kita sangat menyayangkan adanya penebangan hutan di Mentawai, masih kurangnya kepedulian kita sebagai warga dan pemerintah Sumatera Barat terhadap hutan-hutan Mentawai,” kata Koordinator Pusat BEM Sumbar, Imam Wahyudi disela-sela demonstrasi, Kamis (24/2/2022).
Imam menambahkan akibat masuknya perusahaan kayu di Mentawai itu terjadi konflik-konflik horizontal sesama masyarakat Mentawai. “Kita juga menyayangkan konflik horizontal yang ditimbulkan dan tidak hadirnya pemerintah guna mencari jalan keluar kepada kedua belah pihak sedang berlangsung,” katanya.
Aksi ini ditargetkan untuk bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Selain soal Mentawai BEM Sumbar juga menyuarakan guru honor yang tidak jelas statusnya dan kurang sosialisasi, kemudian masalah upah minimal provinsi yang tidak berpihak kepada buruh, namun tidak bisa bertemu dengan gubernur.
Aksi ini dimulai dari pukul 15.30 WIB dan mereka hanya melakukan di jalan Jenderal Sudirman di depan kantor Gubernur Sumbar dan mereka tidak masuk karena kedua gerbang kantor gubernur tersebut sudah ditutup dan dikawal polisi.
Sampai berita ini ditulis aksi masih terus berlanjut dan mereka salat di tepi jalan. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini