bebi
MetroPadang.com | Lightnet Group (“Lightnet”) hari ini meraih komitmen permodalan senilai $50 juta dari LDA Capital Ltd (“LDA”) untuk meningkatkan infrastruktur, kegiatan operasional, serta memperluas mitra teknologi blockchain (Velo Labs Technology).
Lightnet memiliki opsi menambah komitmen senilai $50 juta ini menjadi $100 juta dalam tiga tahun ke depan.
Modal ini  dipakai untuk  sarana pembayaran dan pengiriman uang  berlandasan blockchain ledger di Asia Pasifik dan seluruh dunia.
“Infrastruktur finansial generasi baru dari Lightnet, serta teknologi disruptif Velo Labs, akan menjadi jalur masa depan bagi pasar dinamis dan teregulasi yang menyediakan mobilitas dan inklusi keuangan di Asia,” komentar Warren P. Baker III, Managing Partner, dan Salah Satu Pendiri LDA Capital.
Investasi ini untuk menggerakkan pertumbuhan di segmen pembayaran dan pengiriman uang, serta memperluas peluang dalam memperoleh izin usaha, memfasilitasi transisi dari sistem pembayaran dan pengiriman uang, serta mengembangkan jaringan perbankan CeDefi #1 di Asia melalui anak usahanya yang telah meraih izin usaha, serta mitra yang jumlahnya terus bertambah.
Lightnet juga ingin memakai sebagian dari modal tersebut untuk mengembangkan teknologi Velo Lab, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan mitra utama Velo, mitra pengiriman uang, dan penyedia likuiditas. Lightnet pun ingin membantu perusahaan blockchain untuk menambah tim kerja dengan merekrut eksekutif penting dan pengembang teknologi.
“Kami gembira atas kemitraan ini, dan mengapresiasi LDA Capital yang telah mengakui peran penting jasa pengiriman uang generasi baru. Investasi ini akan menopang pertumbuhan dan ekspansi infrastruktur kami.
Berbagai mitra kelak dapat ikut serta dan mengembangkan solusi bisnis ini. Arsitektur unik kami menjadikan solusi ini mudah diakses dan terjangkau bagi setiap orang yang ingin memanfaatkan layanan tersebut,” ujar Tridbodi Arunanondchai, Salah Satu Pendiri & CEO, Lightnet.
Lightnet Group adalah grup usaha yang bergerak di segmen tekfin dan berkantor pusat di Singapura. Lightnet Group memiliki beberapa anak usaha yang telah meraih izin usaha di seluruh dunia.
Lightnet Group bertekad meningkatkan kehidupan penduduk yang kurang memanfaatkan layanan perbankan di Asia Pasifik lewat terobosan revolusioner.
Mengandalkan teknologi dari mitra Lightnet, Velo Labs, proyek ini ingin menjadi alur penyelesaian transaksi real-time blockchain yang pertama di segmen pengiriman uang dan pembayaran antara Money Transfer Operator (MTO) dan lembaga perbankan dengan pengawasan dan dukungan pihak regulator.
Langkah tersebut akan mengurangi kebutuhan prapendanaan berbiaya mahal yang saat ini mendominasi alur pembayaran lintaswilayah konvensional.
(mp)
moris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini