metropadang.com – Universitas Negeri Padang (UNP) secara resmi membuka kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Nasional Angkatan VIII Tahun 2026 di Auditorium UNP, Senin (13/4). Kegiatan ini merupakan pembekalan intensif bagi mahasiswa kependidikan sebelum terjun langsung dalam program Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) semester Juli–Desember 2026.
Tercatat sebanyak 3.328 mahasiswa dari 36 Program Studi Kependidikan mengikuti workshop ini.
Dalam laporannya, Kepala Subdirektorat Praktik Lapangan Direktorat Akademik UNP, Dr. Ir. Muhammad Adri, MT, berspekulasi bahwa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menyumbang peserta terbanyak sebanyak 1.001 mahasiswa, disusul Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebanyak 595 mahasiswa, dan Fakultas MIPA sebanyak 483 mahasiswa.
“Workshop ini bertujuan membekali siswa agar benar-benar siap menjadi guru muda profesional yang mampu mengimplementasikan empat kompetensi dasar: kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial,” ujar Dr. Adri.
Ada yang istimewa dalam gelaran batch kedelapan ini. UNP menghadirkan 10 instruktur yang merupakan Guru Penggerak bertalenta dari berbagai daerah di Sumatera Barat, mulai dari Pasaman Barat hingga Pesisir Selatan. Mereka bertugas sebagai fasilitator sekaligus pendamping bagi para mahasiswa.
Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., dalam arahannya tekanan agar mahasiswa menjadikan para guru penggerak ini sebagai panutan (role model).
“Kalian tidak perlu jauh-jauh mencari contoh guru hingga ke Finlandia atau Amerika. Guru-guru hebat yang hadir di hadapan kalian ini telah melewati berbagai fase tantangan pendidikan di lapangan. Belajarlah dari dedikasi dan keikhlasan mereka,” tegas Rektor.
Dalam pidato pembukaannya, Rektor Krismadinata menyoroti pentingnya konsep Deep Learning yang mencakup mindful (fokus), bermakna (bermakna), dan gembira (menyenangkan).
“Salah satu poin deep learning adalah mindful. Belajarlah menghargai waktu dan orang lain. Jangan sampai saat rapat di sekolah nanti, kalian hanya sibuk dengan ponsel masing-masing. Fokus adalah kunci profesionalisme,” tambahnya.
Selain disiplin, Rektor juga memberikan pesan khusus mengenai etika di media sosial. Ia mengimbau siswa untuk membangun personal branding yang positif, seperti mengunggah aktivitas micro-teaching atau interaksi edukatif dengan siswa, daripada konten yang kurang bermanfaat.
Tahapan Kegiatan workshop ini tidak berhenti pada pertemuan yang berlangsung di Auditorium saja. Mahasiswa akan melewati beberapa tahapan penting pendampingan intens dimulai 1 Mei hingga 30 Juli 2026, pengumpulan tugas akhir 5 Juli 2026 dan pengumuman kelulusan 9 Juli 2026, yang menjadi syarat untuk registrasi ulang KRS PLK semester mendatang.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi di ruang-ruang serbaguna fakultas selingkungan UNP, dipandu langsung oleh para instruktur guru penggerak guna mendalami strategi pembelajaran growth mindset dan kurikulum nasional terbaru. (Sy/HumasUNP)