Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Mohammad Abdul Majid Ikram, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, khususnya cabai yang sering menjadi pemicu inflasi di Sumatera Barat.
āCabai adalah komoditas utama masyarakat kita. Melalui Urban Farming, kita mendorong rumah tangga di perkotaan yang lahannya terbatas agar tetap produktif. Setiap peserta hari ini membawa pulang tiga bibit cabai beserta alat tanamnya,ā ujarnya.
BI juga akan memantau perkembangan tanaman para peserta selama empat bulan ke depan. Peserta dengan tanaman cabai paling subur dan berbuah lebat saat Hari Jadi Kota Padang akan mendapatkan hadiah khusus.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menilai program ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga pada keharmonisan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas berkebun bersama dapat menjadi ruang interaksi positif bagi suami dan istri, sehingga membantu menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.
Selain pelatihan bercocok tanam, peserta juga dibekali literasi ekonomi syariah dan edukasi mengenali keaslian rupiah guna menghindari investasi bodong serta peredaran uang palsu menjelang Idulfitri.
(Defrianto / Charlie)





