Metro Padang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menggelar jumpa pers bersama insan media di Sekretariat PWI Pessel, lantai 1 Painan Convention Centre (PCC), Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi informasi publik sekaligus memaparkan kesiapan menghadapi arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Zainal Arifin mewakili Bupati menegaskan media berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.
“Media adalah mitra penting pemerintah dalam menyampaikan kebijakan secara utuh kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Pessel akan terus membangun kerja sama yang lebih efektif dengan media melalui pola kolaborasi yang saling mendukung, agar informasi pembangunan tersampaikan secara optimal.
Selain itu, Zainal Arifin mengakui keterbatasan kemampuan keuangan daerah saat ini. Namun, ia berharap insan pers tetap memahami kondisi tersebut dan menjaga komunikasi yang konstruktif.
“Kami berharap rekan media dapat memahami kondisi fiskal daerah, sembari bersama mencari solusi melalui sinergi yang berkelanjutan,” katanya.
Terkait arus mudik, Pemkab Pessel akan membatasi kendaraan angkutan barang mulai H-3 Lebaran. Truk dan angkutan umum dilarang melintas di jalur utama, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok.
“Kebijakan ini untuk mengurai kemacetan dan menjamin keselamatan pemudik,” jelasnya.
Pemkab Pessel juga menyiapkan sejumlah objek wisata unggulan seperti Pantai Carocok Painan, Mandeh, dan Pasir Putih Kambang guna menyambut lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.
Zainal Arifin menyebutkan, pemerintah tidak memberlakukan sterilisasi kawasan wisata pada Lebaran tahun ini. Fokus utama diarahkan pada kenyamanan dan keamanan pengunjung melalui penataan kawasan.
“Yang terpenting, pengunjung merasa aman dan nyaman saat berwisata,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Pessel menyiagakan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri di berbagai titik wisata. (03)





