JAKARTA – Ketua Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, mengungkapkan rencana besar pembangunan Kampus 4 Universitas Tarumanagara (Untar) yang akan dikembangkan di atas lahan seluas 140 hektare. Kawasan tersebut dirancang menjadi Tarumanagara City, pusat terpadu yang menggabungkan pendidikan dan komersial dalam satu kawasan strategis.
Ariawan menjelaskan, tahap awal pengembangan akan difokuskan pada rebranding School of Engineering menjadi pusat layanan terpadu (one stop service) bagi seluruh fakultas dan program studi teknik. “Tahap awal kemungkinan kita akan merebranding School of Engineering menjadi satu one stop service untuk fakultas dan program studi teknik,” ujarnya usai perayaan Imlek Bersama 2026 di Kampus Untar Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Konsep Kampus 4 akan mengusung model mix use yang memadukan education dan entertainment. Yayasan kini tengah menyiapkan infrastruktur dasar, termasuk akses jalan, guna mendukung pengembangan bertahap mulai dari 10 hektare pertama sebelum diperluas hingga 20–30 hektare.
Menurut Ariawan, penguatan School of Engineering sejalan dengan prioritas nasional di bidang STEM. Untar akan mengembangkan engineering, arsitektur, teknik sipil, hingga integrasi Artificial Intelligence (AI) dengan arsitektur dan teknologi informasi.
“Kami ingin mengembalikan kebanggaan menjadi engineer. Untar akan berada di garis depan untuk mengembangkan STEM,” tegasnya.
Disisi lain, Rektor Universitas Tarumanagara, Amad Sudiro, menargetkan peningkatan reputasi akademik nasional dan internasional pada 2026. Berbagai inovasi akademik telah disiapkan dalam satu hingga dua tahun mendatang.
Dari sisi internasionalisasi, Untar tengah mempersiapkan program double degree, joint degree, serta fast track bersama sejumlah perguruan tinggi luar negeri ternama. Program tersebut akan mencakup Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi.
Beberapa mitra yang telah dan sedang dijajaki antara lain Kunshan University, University of Malaya, serta University of Dundee di Inggris Raya. Kerja sama ini diharapkan memperkuat daya saing lulusan Untar di tingkat global.