metropadang.com – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli menyalurkan bantuan Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Penyerahan berlangsung di Aula Maninjau Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (12/2/2026).
Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah pusat mendukung pemulihan pascabencana, khususnya sektor ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi. “Kehadiran kami bagian dari penyaluran bantuan untuk masyarakat Sumbar terdampak bencana,” ujar Yassierli didampingi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Dana tersebut diwujudkan melalui pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas di lima titik, 20 paket program Padat Karya, program Tenaga Kerja Mandiri bagi 100 calon wirausahawan, serta pelatihan vokasi untuk 5.000 orang berdurasi satu hingga tiga minggu. Bantuan tunai juga diberikan kepada 125 perwakilan masyarakat dari Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, dan Tanah Datar, serta bantuan peralatan seperti mesin bor dan mesin air.
Yassierli menyebut ini tahap kedua setelah program Kemnaker Peduli pada Desember lalu. Sementara itu, Mahyeldi mengungkapkan bencana November menyebabkan kerusakan lebih Rp33 triliun dengan kebutuhan rehabilitasi sekitar Rp22 triliun. Dari 19 kabupaten/kota, 16 daerah terdampak meliputi 313 nagari dan lebih 72 ribu kepala keluarga.
Mahyeldi menilai bantuan ini sebagai intervensi strategis membuka kesempatan kerja dan mendorong kebangkitan ekonomi lokal, terutama bagi lebih 700 ribu UMKM di Sumbar.
(adpsb/cen/bud)





