Gubernur Sumbar : Hadirkan “Surga Dunia” Lewat Pelestarian Lingkungan

0
2088

metroapdang.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan menjaga lingkungan bukan sekadar urusan ekologis, tetapi bagian dari tanggung jawab moral, adat, dan keimanan. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Tata Kelola Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Nagari bertema “Batulak ka Rimbo, Balinduang ka Adat”, di Hotel Santika Padang, Kamis (12/2/2026).

Menurut Mahyeldi, konsep menjaga alam telah lama hidup dalam falsafah Minangkabau dan ajaran agama. Islam mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari ibadah. “Gambaran surga adalah lingkungan yang bersih, air jernih, kehidupan aman dan nyaman. Orang yang menjaga lingkungan sejatinya menghadirkan ‘surga’ di dunia,” ujarnya.

Ia menegaskan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi fondasi tata kelola kehidupan, termasuk pengelolaan sumber daya alam, serta diperkuat UU Nomor 17 Tahun 2022 tentang kekhasan Sumbar. Balinduang ka Adat, jelasnya, bermakna syarak mengatur dan adat menjalankan.

Mahyeldi juga mengingatkan Indonesia sebagai bangsa majemuk memerlukan kebijakan berbasis karakter lokal. Pendekatan nagari dinilai menjadi kekuatan menjaga kelestarian alam.

Ia mengapresiasi WWF Indonesia dan berharap seminar melahirkan rekomendasi konkret. Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat sinergi menjaga hutan, DAS, dan wilayah lindung demi keberlanjutan generasi mendatang. (adpsb/cen/bud)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini