metropadang.com – Sejumlah pelanggan di wilayah pusat Kota Padang mengeluhkan kondisi air bersih yang keruh pada Senin (23/2/2026). Menanggapi hal tersebut, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Padang (Perumda AM) langsung bergerak melakukan perbaikan pada sistem pengolahan air.
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa gangguan kualitas air terjadi akibat kerusakan pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air Gunung Pangilun.
Komponen tersebut merupakan bagian penting dalam proses pengolahan air karena berfungsi mengatur dosis bahan kimia yang digunakan untuk menjernihkan air sebelum disalurkan kepada pelanggan.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat yang menerima air dalam kondisi keruh atau kurang baik. Saat ini tim teknis sedang bekerja maksimal untuk memperbaiki sistem agar distribusi air kembali normal,” ujar Hendra.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi tersebut diperparah oleh meningkatnya tingkat kekeruhan air baku di intake Kampung Koto yang melampaui kapasitas pengolahan instalasi.
Meski demikian, pihak perusahaan memastikan perbaikan sedang dikebut agar gangguan tidak berlangsung lama.
Perumda AM Padang juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan kualitas air untuk melaporkan melalui kanal layanan resmi perusahaan agar dapat segera ditangani oleh tim lapangan.
Selain mempercepat perbaikan, perusahaan daerah tersebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem instalasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Perumda AM Padang berharap distribusi air bersih di wilayah terdampak dapat kembali normal dalam waktu dekat sehingga aktivitas masyarakat di pusat kota dapat berjalan seperti biasa. (mp)





