Wali Kota Padang Minta 200 Sumur Bor untuk Ringankan Beban PDAM

0
125
metropadang.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat merespons krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah pascabencana dan diperparah oleh musim kemarau. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengajukan pembangunan 200 sumur bor komunal serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Permintaan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mendampingi Menteri PUPR Dody Hanggodo bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam peninjauan intake PDAM Gunung Pangilun, Jumat (30/1/2026).
Fadly Amran menjelaskan, pembangunan sumur bor bertujuan mengurangi tekanan distribusi air pada jaringan PDAM yang masih bersifat sementara akibat kerusakan pascabencana. Ia menyebut Pemko Padang mengusulkan sedikitnya 200 titik sumur bor, dengan sekitar 50 titik berada di atas aset pemerintah kota dan sisanya ditempatkan di fasilitas umum seperti masjid dan musala.
Selain itu, Pemko Padang juga mengusulkan pembangunan dua SPAM baru berkapasitas 200 liter per detik dan 500 liter per detik pada tahun anggaran 2026, termasuk mengganti SPAM Gunung Pangilun yang dinilai sudah tidak layak dan berisiko jika terjadi gempa.
Di sisi lain, Pemko Padang menginstruksikan PDAM memberikan keringanan biaya bagi pelanggan terdampak. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut sekitar 1.382 pelanggan tidak mendapatkan air secara optimal dan tagihan air Februari mereka digratiskan, termasuk retribusi sampah, sementara pelayanan tetap dilakukan melalui mobil tangki. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini