Masih Ada Warga Terdampak, Perumda AM Padang Siapkan Langkah Darurat

0
526
metropadang.com – Direktur Utama Perumda Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut gangguan layanan air bersih yang masih dirasakan sebagian kecil warga merupakan persoalan serius yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan kondisi tersebut menjadi peringatan sekaligus tanggung jawab bersama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Bagi masyarakat yang terdampak, kondisi ini adalah beban. Bagi kami di Perumda AM, ini menjadi kekhawatiran dan tanggung jawab moral untuk segera ditangani,” kata Hendra Pebrizal usai pertemuan dengan Komisi II DPRD Padang, Kamis (22/1/2026).
Hendra menjelaskan, tingkat layanan Perumda AM Kota Padang saat ini telah mencapai 98,3 persen atau sekitar 127 ribu pelanggan. Namun masih terdapat sekitar 1,7 persen pelanggan, atau sekitar 2.165 sambungan rumah, yang belum mendapatkan layanan air bersih secara optimal.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumda AM Kota Padang menyiapkan langkah darurat berupa pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki serta penyediaan tandon atau tedmon di sejumlah titik. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan air pelanggan tetap terpenuhi meskipun pasokan belum sepenuhnya normal.
Sementara itu, bagi masyarakat terdampak yang bukan pelanggan Perumda AM, penanganannya berada di bawah tanggung jawab BPBD dan Pemerintah Kota Padang. Meski demikian, Perumda AM tetap berperan aktif dengan menyediakan sumber air dari IPA Palukan di Lubuk Minturun dan IPA Sikayan di Ulu Gadut, dengan distribusi dibantu BPBD, PMI, dan Dinas PUPR.
Hendra juga mengingatkan masuknya musim kemarau yang menyebabkan debit air di sejumlah sumber mulai menurun. Ia mengimbau masyarakat menyiapkan tempat penampungan dan cadangan air sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan distribusi. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini