Gubernur Mahyeldi Rangkul Perantau Ringankan Beban Korban Bencana di Sumbar, Donasi Terkumpul Rp1 Miliar

0
2108
metropadang.com – Kepedulian perantau Minangkabau kembali menguat. Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak para perantau untuk bersama-sama meringankan beban masyarakat Sumbar yang terdampak bencana hidrometeorologi. Dalam silaturahmi tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp1 miliar.
Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Silaturahmi Perantau Minangkabau bersama organisasi masyarakat Minang, filantropi, dan NGO di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1/2026).
“Bagi masyarakat Minang, perantau dan ranah adalah satu kesatuan. Ketika kampung halaman sedang diuji, kepedulian dunsanak perantau menjadi kekuatan tersendiri. Alhamdulillah, malam ini berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1 miliar untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar telah berdampak pada 16 kabupaten/kota, dengan 13 kabupaten/kota di antaranya menetapkan status tanggap darurat bencana. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan perhitungan Pemerintah Provinsi Sumbar, taksiran nilai kerusakan akibat bencana mencapai lebih dari Rp15,6 triliun, sementara taksiran kerugian sekitar Rp17,9 triliun. Untuk proses pemulihan, dibutuhkan anggaran sekitar Rp22,6 triliun.
“Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sudah kami ajukan ke BNPB untuk menjadi rujukan dalam pelaksanaan rehap rekon. Namun untuk meringankan beban masyarakat terdampak, sinergi dan gotong royong seluruh elemen, termasuk para perantau, sangat dibutuhkan,” ungkap Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, dukungan perantau selama ini menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana di Sumbar. Ia menegaskan, Pemprov Sumbar terus berkomitmen hadir dan memastikan penanganan bencana berjalan optimal, namun kebersamaan semua pihak merupakan kunci utama.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian para perantau, para dermawan, serta lembaga-lembaga sosial. Bantuan dan doa dari dunsanak semua menjadi penguat moril bagi masyarakat, terlebih saat imi akan memasuki bulan suci Ramadan,” katanya.
Silaturahmi Perantau Minangkabau yang dihadiri organisasi masyarakat Minang, filantropi, dan NGO tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1 miliar, yang akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.
“Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan mendatangkan keberkahan bagi Sumatera Barat dan seluruh dunsanak,” tutup Mahyeldi.
Turut hadir sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kalaksa BPBD, Era Sukmamunaf; Kepala Dinas Sosial, Syaifullah; Kepala Dinas BMCKTR, Armi; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Badan Penghubung, Ascari. (adpsb/bud)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini