Bupati Pasaman Tinjau Sanitasi di Padang Gelugur

0
707
Kab. Pasaman – metropadang.com | Padahal itu hari libur nasional, Bupati Pasaman Sabar AS memanfaatkan momen tersebut untuk selalu berada ditengah masyarakat. hal tersebut terlihat Bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Padang Gelugur dan jajarannya meninjau sanitasi dipemungkiman padat penduduk di nagari Padang Gelugur kecamatan Padang Gelugur Pasaman Sumatera Barat, Jumat (9/2).
Sabar AS selama berada di tepian sungai yang mengalir di tengah pemukiman Padang Gelugur mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya. “PHBS harus ditingkatkan.” kata Sabar AS.
Sanitasi yang bersih di lingkungan warga akan mampu mencegah penyakit menular dan gangguan kesehatan lainnya. “Kami tidak ingin wabah penyakit terjadi di wilayah ini.” Ringan dan Sabar AS.
“Penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan sanitasi,” jelas Sabar AS.
saat berdialog dengan masyarakat pada saat kunjungan. Sabar AS menjelaskan: Untuk mencegah munculnya bau tidak sedap, hindari kontaminasi.
Guna menjamin sanitasi yang bersih, Sabar AS meminta camat, Wali Kota Nagari, dan tokoh masyarakat mengambil langkah nyata dengan melakukan goro untuk meramaikan aliran air yang melewati perumahan warga. “Goro bersama-sama buang sampah, lakukan fogging dan petakan permasalahannya agar kedepannya air ini tetap bersih, jika membutuhkan bantuan OPD seperti PU dan lainnya silahkan menghubungi.”
Perintah Sabar AS.
Selain itu Sabar AS mengajak kiranya jajaran Puskesmas setempat bersama masyarakat harus bahu membahu untuk memberantas penyakit masyarakat, yang terpenting adalah keterlibatan masyarakat dalam memelihara dan menjaga kebersihan sanitasi di lingkungannya. “Yang penting peran serta masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungannya,
Sebagai bukti pentingnya kesadaran masyarakat bisa kita lihat di Kelurahan Gajahwong Giwangan Kecamatan Umbulhardjo Yogyakarta “Pelajari apa yang ada di kawasan Kali Gajah Wong Jogyakarta. Yakni kesadaran masyarakatnya sangat tinggi dalam mengelola lingkungan.
Semula kali, kemudian dikelola masyarakat menjadi obyek wisata selokan yang penuh ikan. Ini menjadi PR kita bersama untuk berkomitmen mengembangkan sanitasi yang berpotensi juga menjadi kawasan wisata,” Tutup Sabar AS. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini