bebi

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi inisiatif Pemuda Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), yang berhasil menggalang donasi hingga Rp61 juta untuk warga Palestina yang tengah dibombardir oleh militer Israel.

Gubernur menyebutkan, gerakan Pemuda Lengayang adalah sikap yang “mahal” dan patut dicontoh oleh seluruh komponen masyarakat Sumbar.

“Alhamdulillah, ini adalah gerakan yang sangat luar biasa. Saya sangat mengapresiasi Pemuda Lengayang. Ini baru pertama kali kita menerima titipan donasi dari kelompok pemuda. Ini satu-satunya sejauh ini, dan tentu sangat patut dicontoh oleh masyarakat,” kata Gubernur Mahyeldi usai menerima titipan donasi untuk Palestina senilai Rp61 juta, untuk kemudian disalurkan melalui lembaga-lembaga penghimpun donasi Palestina.

Gubernur menilai, Pemuda Lengayang memahami betul arti pentingnya solidaritas dan kepedulian kepada saudara seiman di Palestina, serta memahami pula sejarah bangsa dan negara Indonesia. Sebab, Palestina termasuk negara yang mula-mula memberikan pengakuan atas kemerdekaan Indonesia.

Di sisi lain, perwakilan Kelompok Pemuda Lengayang, Muhammad Rizki, menyebutkan bahwa donasi yang digalang untuk Palestina tersebut berjumlah Rp61 juta, dan dipercayakan kepada Pemprov Sumbar melalui Gubernur Mahyeldi, untuk disalurkan ke lembaga penghimpun donasi bagi warga Palestina.

“Kami menggalang donasi ini dari warga se-Kecamatan Lengayang, termasuk ke rumah-rumah, masjid dan musala, hingga ke tempat usaha. Alhamdulillah, warga Lengayang dan tokoh-tokoh masyarakat sangat menyambut baik penggalangan donasi yang kami lakukan selama satu bulan ini,” ucap Rizki.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Al Amin, menyebutkan bahwa Pemprov Sumbar hingga saat ini masih terus melakukan penggalanan donasi untuk Palestina, terutama di kalangan ASN Pemprov Sumbar. Sebelumnya, telah dilakukan penyaluran donasi senilai Rp2,4 miliar melalui tiga lembaga penghimpun terpercaya, yaitu Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Sumbar, Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Sumbar, serta Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumbar.

“Hingga saat ini, kita masih memiliki kas donasi Palestina sekitar Rp300 juta, ditambah lagi donasi yang dihimpun oleh rekan-rekan Pemuda Lengayang ini senilai Rp61 juta. Donasi akan terus kita himpun, terutama di kalangan ASN Pemprov Sumbar,” ucap Al Amin, didampingi Kabag Kesra Bina Mental, Hendri Hasbullah, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar, Zulfiar, di Istana Gubernur Sumbar. (adpsb/isq)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini